Buka setiap hari jam 08.00 s/d jam 21.00
Beranda » Artikel Terbaru » Fakta dan Mitos Seputar Madu

Fakta dan Mitos Seputar Madu

Diposting pada 14 May 2019 oleh papua

Haiii sobat Madu Merdeka. Jumpa lagi dengan artikel kami di bulan Ramadhan yang penuh rahmat ini. Kali ini kami akan menyampaikan beberapa fakta & mitos seputar madu.

Madu lebah hutan dan madu sarang MERDEKA

Seperti diketahui, untuk mereka yang menjalankan ibadah puasa, otomatis ritme kehidupannya akan berubah karena harus bangun lebih pagi untuk menjalankan sahur. Nah, tak jarang mereka yang memulai puasa juga mulai mengonsumsi vitamin suplemen. Bahkan banyak pula yang memilih mengonsumsi madu agar tetap fit menjalani ibadah puasa. Banyak yang meyakini, madu tidak hanya baik untuk menambah stamina orang yang berpuasa. Banyak juga yang yakin madu aman termasuk untuk penderita diabetes. Agar tidak terjebak dengan informasi yang salah, berikut mitos dan fakta konsumsi madu seperti diungkap dr. Lonah, Sp.Fk lewat tayangan Ayo Hidup Sehat di tvOne, Jumat, 3 April 2019

Konsumsi madu saat sahur dapat menambah stamina

Mengonsumsi madu saat sahur dapat menambah energi, ini adalah fakta. Perlu diketahui madu asli mengandung 80 persen gula alami, 18 persen udara, 2 persen protein dan beragam vitamin dan mineral. Maka tidak heran jika madu dapat diandalkan sebagai salah satu sumber energi “Indeks glikemik madu juga lebih kecil dari pemanis buatan. Namun makanan yang wajib ada saat sahur adalah kurma, sayur dan buah-buahan seperti mentimun dan tomat, protein dari ayam atau ikan, juga lemak sehat seperti alpukat dan ikan salmon” kata Lonah.

Madu turunkan trigliserida

Ini adalah mitos. Flavonoid madu dapat menurunkan trigliserida pada percobaan hewan, namun tidak cukup hanya mengonsumsi madu. Jika ingin menurunkan kadar itu, yang bisa dilakukan adalah dengan membatasi asupan lemak jenuh, olahraga rutin, konsumsi obat khusus dari dokter, menghindari konsumsi tepung dari makanan yang digoreng.

Kurangi asam lambung

“Untuk mengatasi rasa tidak nyaman pada lambung, enggak cukup hanya konsumsi madu, akan lebih baik, makan sedikit-sedikit, batasi minuman bersoda dan kafein serta kelola stres secara bijaksana”saran dia.

Konsumsi madu bisa obati flu dan batuk

Mitos. Seperti diketahui, madu merupakan makanan kaya vitamin, fenol, dan enzim yang bisa membantu jaga kesehatan tubuh. Tapi tentu saja tidak cukup hanya dengan mengkonsumsi madu. Untuk menghindari batuk dan flu perlu juga istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi dan batasi konsumsi alkohol serta kafein.
“Dan jangan lupa, perbanyak minum air putih agar saluran pernafasan lebih baik” ujar Lonah.

Madu baik untuk penderita diabetes.

Kandungan gula alami dalam madu baik dikonsumsi karena bagus untuk menyerap gula di liver. Madu yang mengandung antioksidan juga bisa membantu mengontrol gula darah Anda. Tapi hati-hati, jika dikonsumsi berlebih, madu juga bisa tingkatkan kadar gula darah
“Idealnya, konsumsi madu 70 gram per hari, ticak boleh lebih. Tetap batasi asupan kalori, olahraga rutin, juga konsumsi obat untuk menstabilkan gula darah yang telah diresepkan dokter” ucapnya.

Demikian ya sobat Madu Merdeka artikel kali ini. Semoga bermanfaat…. Sampai jumpa di artikel berikutnya
Sumber : viva.co.id

Pengen bisa membuat website & blog utk bisnis online? Silahkan hubungi kami 08888005565

Bagikan informasi tentang Fakta dan Mitos Seputar Madu kepada teman atau kerabat Anda.

Fakta dan Mitos Seputar Madu | Jual Madu Hutan Asli

Belum ada komentar untuk Fakta dan Mitos Seputar Madu

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Temukan Kami
Sidebar Kiri
Kontak
Sidebar Kanan